Langkah Awal Raksasa Baru Ekonomi Indonesia

Pemerintah bersama PLN sebagai fasilitator telah sepakat menunjuk konsorsium PT Bhimasena Power Indonesia sebagai pelaksana proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa Tengah yang berkapasitas 2 x 1000 MegaWatt.

Penandatangan kontrak dilakukan 6 Oktober lalu di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, yang dihadiri oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Direktur PLN Dahlan Iskan dan Komisaris Utama PT Bhimasena Power Indonesia Andre J Mamuaya.

Menkoperekonomian dengan semangat mengatakan bahwa penandatangan kontrak ini adalah yang pertama dari lima proyek unggulan pemerintah dengan skema Public Private Partnership. Hal ini dia tambahkan bisa menjadi cerita sukses yang mampu meng-encourage kerjasama pemerintah dengan swasta yang lain.

PT Bhimasena Power Indonesia selaku pemenang tender PLTU Jawa Tengah ini adalah perusahaan konsorsium yang terdiri dari 3 perusahaan yang bergabung. Masing-masing adalah J-Power atau singkatan dari Electric Power Development, co. ltd, Itochu Corporation, dan PT Adaro Power yang merupakan bagian dari PT Adaro Energy Tbk. Skema kepemillikan di dalam PT Bhimasena Power ini terdiri dari 34% J-Power, 34% Adaro, dan 32% Itochu.

Berdasarkan perkembangan terakhir pada saat ini di Jawa Tengah telah disiapkan 5 lokasi yang diperkirakan akan menjadi tempat berjalannya proyek ini. Empat tempat berada di Kabupaten Batang, dan satu tempat berada di Kabupaten Kendal. Menurut perkiraan Pemda Batang, saat ini  lokasi yang paling strategis adalah di Tanjung Celong dan Labuhan.

Dahlan Iskan selaku Direktur PLN mengatakan bahwa proyek ini adalah PLTU yang terbesar dalam sejarah PLN. Selama ini menurut Dahlan Indonesia paling besar memiliki PLTU dengan daya sebesar 660 MegaWatt seperti di Paiton dan Tanjung Jati. Kepala Bappenas menambahkan bahwa proyek PLTU ini diharapakan mampu menyediakan pasokan listrik yang memadai agar mampu mengimbangi laju perekonomian Indonesia.

Komisaris Utama PT Bhimasena Power Indonesia mengatakan proyek ini bernilai Rp. 30 Triliun.  Pembiayaan proyek ini sebesar 80% diperoleh dari pinjaman JBIC, sisanya berasal dari equitas tiga perusahaan yang bergabung. Dokumen resmi PT Bhimasena Power Indonesia menyebutkan bahwa sejak Oktober ini telah memulai pembangunan infrastruktur dengan target pada tahun 2016 akan bisa dilaksanakan operasi komersial yang pertama, dan pada tahun 2017 akan bisa dilaksanakan operasi komersial yang kedua. Adapun harga yang disepakati dalam penjualan listrik antara Bhimasena dengan PLN telah disepakat sebesar US$ 5,79 per kWH.

PT Adaro Energy yang listing di bursa dengan inisial ADRO kiprahnya semakin berkibar. Sebagai pemilik dari salah satu perusahaan yang ada dalam konsorsium Bhimasena yang memenangkan tender ini, PT Adaro Energy melengkapi langkah raksasa mereka dengan kemampuan mereka menyediakan pasokan batubara hingga mencapai 10,3 miliar ton di tahun 2012. Hal ini dilatarbelakangi oleh telah berjalannya proyek pembukaan lahan batubara di Meruwai, dengan menggandeng raksasa Biliton dari Australian. Selain itu Adaro juga melengkapi dengan pembelian saham di PT Bhakti Energi Persada yang saat ini memiliki cadangan terbesar di Indonesia.

Sebuah langkah raksasa di tengah, krisis yang menyelimuti pemerintahan saat ini.  Proyek raksasa yang jika bisa berjalan dengan baik akan berpengaruh sangat positif bagi kinerja pemerintahan saat ini. Walaupun jika mencermati perjalanan sejarah bangsa ini, bukan kali pertama, investasi dari JBIC menjadi modal terbesar yang berkiprah di negeri ini. Adaro Tbk, yang saat ini dipimpin oleh Garibaldi Tohir dengan salah satu direkturnya adalah Sandiaga S Uno, adalah kandidat sangat serius untuk menjadi raksasa energi di negeri ini. Tidak cukup mengherankan jika saat ini yang menjabat menjadi komisaris utama Adaro adalah Edward Soeryadjaja, yang legendaris dengan PT Astra Internasionalnya.(djio)

About these ads
Comments
One Response to “Langkah Awal Raksasa Baru Ekonomi Indonesia”
  1. pesus osokum mengatakan:

    No PLTU Batang

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: